Kamis, 01 Maret 2012

MEMELIHARA JENGGOT ADALAH WAJIB


MEMELIHARA JENGGOT ADALAH WAJIB
  1. Firman Allah tentang ucapan setan, “..dan akan aku suruh mereka (mengubah ciptaan Allah), lalu benar-benar mereka mengubah.” (An-Nisa’: 119).  Dan mencukur jenggot adalah mengubah ciptaan Allah dan taat kepada setan.
  2. “... dan apa yang diberikan Rasul kepadamu maka terimalah dia.  Dan apa yang dilarangnya bagimu maka tinggalkanlah.” (Al-Hasyr: 7).  Rasulullah SAW telah memerintahkan untuk memelihara jenggot dan melarang mencukurnya.
  3. Sabda Rasulullah SAW, “Cukurlah kumis dan panjangkanlah jenggot, berbedalah dengan orang-orang Majusi.” (HR. Muslim).
  4. Sabda Rasulullah SAW, “Sepuluh perkara termasuk fitrah, yaitu: mencukur kumis, memelihara jenggot, memakai siwak, memasukkan air ke dalam hidung (ketika berwudhu), memotong kuku, ....” (HR. Muslim).
  5. Rasulullah SAW melaknat orang laki-laki yang menyerupai wanita. (HR. Al-Bukhari).  Mencukur jenggot adalah tindakan menyerupai wanita, dan terancam laknat Allah.
  6. Sabda Rasulullah SAW, “... Akan tetapi Tuhanku memerintahkan kepadaku agar memelihara jenggotku dan mencukur kumisku.” (HR. Ibnu Jarir, hasan).  Memelihara jenggot adalah perintah Allah dan Rasul-NYA.  Hukumnya wajib, karen Rasulullah SAW dan para sahabatnya senantiasa melakukan demikian.  Di samping itu, disebutkan dalam hadist tentang adanya larangan untuk mencukurnya.
  7. Tidak boleh mencukur atau mencabut rambut yang berada di pipi, karena itu termasuk jenggot, sebagaimana disebutkan dalam kitab al-Qamus.
  8. Secara medis, terbukti bahwa jenggot merupakan pelindung amandel dari stroke matahari, sedang mencukurnya bisa membahayakan kulit.
  9. Jenggot adalah hiasan bagi kaum lelaki yang diciptakan Allah baginya, agar berbeda dengan kaum wanita.  Karenanya, tatkala seorang laki-laki mencukur jenggotnya masuk menemui istrinya pada malam pengantinnya, berpalinglah si istri dan tidak tertarik dengan penampilannya yang tidak seperti ketika dilihatnya sebelum itu.  Ada ibu-ibu yang bertanya kepada seorang wanita: Mengapa anda memilih seorang suami yang berjenggot? Jawabnya: Karena aku kawin dengan seorang pria dan bukan dengan seorang wanita.
  10. Mencukur jenggot termasuk perbuatan mungkar dan harus dilarang, berdasarkan sabda Nabi SAW, “Barangsiapa di antara kamu melihat suatu kemungkaran maka hendaklah ia mengubah dengan tangannya, jika tidak mampu maka dengan lisannya, jika tidak mampu maka dengan hatinya dan inilah selemah-lemahnya iman.” (HR. Muslim).
  11. Penulis bertanya kepada seorang laki-laki yamh mencukur jenggotnya, “Apakah anda mencintai Rasulullah SAW?” Jawabnya, “Ya, amat mencintainya.”  Maka kata penulis kepadanya, “Rasulullah telah bersabda, ‘Peliharalah jenggot...’ dan orang yang mencintai Rasulullah apakah akan mematuhinya atau menyalahinya?” Jawabnya, “Aku mematuhinya.” Dia pun berjanji akan memelihara jenggotnya.
  12. Apabila Anda ditentang oleh istri Anda dalam memelihara jenggot, maka katakanlah kepadanya, “Aku adalah seorang muslim, takut kalau mendurhakai Allah.”  Dan berikan kepadanya suatu hadiah serta sebutkan kepadanya sabda Rasulullah SAW, “Tidak boleh taat kepada makhluk dengan mendurhakai (bermaksiat) kepada Al-Khaliq.” (HR. Muslim, shahih).

Salinan Langsung dari Buku “Bimbingan Islam Untuk Pribadi & Masyarakat” oleh Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu, Darul Haq, Serial Buku ke-16, halaman 117-119



1 komentar: